90 Personel Polisi Adu Keahlian di Lomba Olah TKP, Wakapolda Sulut Tekankan Akurasi Penegakan Hukum

Advertisement

Masukkan script iklan 970x90px

90 Personel Polisi Adu Keahlian di Lomba Olah TKP, Wakapolda Sulut Tekankan Akurasi Penegakan Hukum

Juni 25, 2026

Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono membuka Lomba Olah TKP Hari Bhayangkara ke-80 yang diikuti 90 personel Polresta dan Polres jajaran Polda Sulut di Mako Bidlabfor Karombasan, Manado.(Foto istimewa)

MANADO, Brantas.News – Sebanyak 90 personel dari Polresta dan Polres jajaran Polda Sulawesi Utara menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam Lomba Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang digelar Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Sulut, Rabu (24/6/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 itu dibuka langsung oleh Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono di Mako Bidlabfor Karombasan, Manado.

Kompetisi ini bukan sekadar perlombaan keterampilan, tetapi menjadi wadah untuk menguji kesiapan dan profesionalisme personel dalam menangani TKP, yang merupakan tahapan penting dalam proses pengungkapan tindak pidana.

Dalam sambutannya, Brigjen Pol Awi Setiyono menegaskan bahwa Hari Bhayangkara ke-80 mengusung tema “Polri untuk Masyarakat” dengan semangat “80 Tahun Mengabdi untuk Masyarakat”, yang harus diwujudkan melalui pelayanan dan penegakan hukum yang berkualitas.

Menurutnya, kemampuan olah TKP yang baik menjadi fondasi utama dalam keberhasilan sebuah penyidikan. Ketepatan petugas dalam mengamankan lokasi, mengidentifikasi petunjuk, hingga mengumpulkan barang bukti akan sangat menentukan arah proses hukum selanjutnya.

“Penanganan TKP yang profesional merupakan kunci awal dalam mengungkap sebuah tindak pidana. Kesalahan pada tahap ini dapat berdampak terhadap keseluruhan proses penyidikan dan pembuktian di pengadilan,” ujar Wakapolda.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Bidlabfor Polda Sulut selaku penyelenggara serta seluruh satuan kewilayahan yang telah mengirimkan personel terbaik untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Brigjen Pol Awi berharap lomba ini mampu melahirkan budaya kerja yang semakin profesional, objektif, akuntabel, dan sejalan dengan semangat Polri Presisi.

“Lomba ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana personel dapat belajar, mengevaluasi kemampuan, dan meningkatkan kualitas penanganan TKP demi mendukung penegakan hukum yang lebih baik,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Sulut berkomitmen terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang forensik dan investigasi guna mewujudkan institusi Polri yang modern, profesional, dan semakin dipercaya masyarakat.


(Red// Trecia Renny L)